MASALAH KEMATIAN DALAM SAJAK-SAJAK SUBAGIO SASTROWARDOYO: RELEVANSINYA DENGAN MASALAH KEMANUSIAAN MASA KINI

Wiranta Wiranta

Abstract


Tema  kematian dalam sajak-sajak Subagio dianggap penting karena selain dapat memberikan pemahaman terhadap makna kematian dalam kese­luruhan sajak-sajak Subagio pada khususnya, juga dapat menjelaskan berbagai hal yang ber­kaitan dengan perkembangan tema-tema puisi Indonesia modern pada umumnya. Esai kecil ini tidak berpretensi menggali seluruh sajak-sajak yang telah ditulis Subagio. Dengan berbagai keterbatasan tulisan ini ingin sekedar menjelaskan mengenai gambaran tema kematian yang teraktualisasi dalam beberapa judul sajak Subagio Sastrowardoyo. Juga tentang gambaran sikap dan pandangan Subagio Sastrowardoyo terhadap masalah kematian dalam sajak-sajaknya.

Kata Kunci: puisi,kematian, Subagio Sastrawardoyo

 


Full Text:

PDF

References


Abrams, M.H. 1981. A Glossary of Literature Terms. New York: Holt, Rinehart and Winston.

Dirjen Dikti. 1981. Metodologi Penelitian IB. Jakarta: Proyek Pengembangan Institusi Pendidikan Tinggi Depdikbud.

Jassin, H.B. 1967. Kesusasteraan Indonesia Modern dalam Kritik Esai. Djakarta: Gunung Agung.

Junus, Umar. 1981. Perkembangan Puisi Indonesia dan Melayu Indonesia. Jakarta: Bhratara.

Kartodirjo, Sartono. 1977. “Metode Penggunaan Bahan Dokumen”, dalam Koentjaraningrat. 1977. Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramedia.

Sastrowardoyo, Subagio. 1982. “Catatan Tentang Simphoni”, mula-mula dimuat dalam Mimbar Indonesia (13 Nopember 1957), kemudian dimuat dalam kumpulan sajak Simphoni. 1971. Jakarta: Dunia Pustaka Jaya. Dimuat kembali dalam Pamusuk Eneste (Editor). 1982. Proses Kreatif. Jakarta: Gramedia.

Sastrowardoyo, Subagio. 1975. “Mengapa Saya Menulis Sajak”, mula-mula dimuat di majalah Budaya Jaya (Januari 1973), kemudian dimuat dalam kumpulan sajak Keroncong Motinggo. 1975. Jakarta: Pustaka Jaya. Dimuat kembali dalam Pamusuk Eneste (Editor). 1982. Proses Kreatif. Jakarta: Gramedia.

Udin, Syamsudin. 1985. Memahami Cerpen-Cerpen A.A. Navis. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.