DEKONSTRUKSI KARAKTER ARJUNA DALAM MAJALAH CEMPALA EDISI JANUARI 1997 DAN EDISI JULI 1996.

Bagus Kurniawan

Abstract


Di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, sejak masa Hindu-Budha telah mengenal dan berkembang tradisi pertunjukkan wayang. Bagi masyarakat Jawa, pertunjukkan wayang mempunyai nilai sosial yang penting. Pertunjukkan wayang tidak hanya dipandang sebagai sebuah tradisi yang harus dijaga dan dilestarikan, tetapi juga suatu bentuk tradisi yang mempunyai nilai sosial yang sakral. Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila kemudian tradisi wayang digunakan sebagai sarana komunikasi maupun dakwah. Artinya, wayang bukan sekedar sarana hiburan, tetapi juga sebagai media komunikasi, media penyuluhan dan media pendidikan. Pemaknaan terhadap wayang masa kini mulai beragam, tidak hanya melalui dikotomi hitam-putih, tetapi juga melalui berbagai tafsir yang kemudian mendekonstruksi makna yang sudah mapan. Dalam tulisan ini akan diuraikan pembacaan lakon-lakon wayang melalui metode dekonstruksi. Dengan menggunakan beberapa lakon wayang berbahasa Indonesia yang diterbitkan dalam majalah Cempala, dalam tulisan ini akan diuraikan strategi pembacaan secara dekonstruksi terhadap karakter Arjuna.

Kata kunci: lakon wayang, Arjuna, lelananging jagad, dekonstruksiĀ 


Full Text:

PDF

References


Amrih, Pitoyo. 2007. Kebaikan Kurawa: Mengungkap Kisah-Kisah yang Tersembunyi. Yogyakarta: Pinus.

Guritno, Pandam. 1988. Wayang, Kebudayaan Indonesia dan Pancasila. Jakarta: UI Press.

Mulyono, Sri. 1989. Wayang dan Karakter Wanita. Jakarta: CV Haji Masagung.

Norris, Christopher. 2003. Membongkar Teori Dekonstruksi Jacques Derrida. Yogyakarta: Ar Ruzz Media.

Poespaningrat, R.M. Pranoedjoe. 2005. Nonton Wayang dari Berbagai Pakeliran. Yogyakarta: PT. BP. Kedaulatan Rakyat.

Purwadi. 2004. Sebuah Novel Mahabarata. Yogyakarta: Media Abadi.

Saleh, M. 2004. Mahabarata. Jakarta: Balai Pustaka.

Selden, Raman. 1991. Panduan Pembaca Teori Sastra Masa Kini. Diterjemahkan Rachmat Djoko Pradopo. Gadjah Mada University Press: Yogyakarta.

Soedarsono, R.M. 1972. Wayang dalam Kehidupan Masyarakat Jawa. Yogyakarta: Panitia Pameran Wayang.

Susetya, Wawan. 2008. Bharatayuda: Ajaran, Simbolisasi, Filosofi, dan Maknanya bagi Kehidupan Sehari-hari. Yogyakarta: Kreasi Wacana.

Walujo, Kanti. 2000. Dunia Wayang. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sumber Majalah:

Cempala Edisi Arjuna 1997

Cempala Edisi Gatotkaca 1996


Refbacks

  • There are currently no refbacks.