Kearifan Lokal yang Terangkum dalam Peribahasa Jawa Masyarakat di Eks Karesidenan Surakarta (Kajian Etnolinguistik)i

Wakit Abdullah, Supana Supana, Sri Supiyarno

Abstract


 

54

Penelitian ini tentang “kearifan lokal yang terangkum dalam peribahasa Jawa masyarakat di Eks Karesidenan Surakarta (Kajian Etnolinguistik)”. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan (1) latar belakang kearifan lokal yang terangkum dalam peribahasa Jawa masyarakat di Eks karesidenan Surakarta, (2) kapan masyarakat di Eks Karesidenan Surakarta memakai peribahasa Jawa yang merangkum kearifan lokal tersebut, dan (3) makna kultural peribahasa Jawa yang merangkum kearifan lokal masyarakat di Eks Karesidenan Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode etnografi dengan model analisis etnosains untuk etnolinguistik, terutama untuk menemukan makna kultural peribahasa Jawa masyarakat di Eks Karesidenan Surakarta yang mengandung kearifan lokal. Data dan sumber data meliputi primer dan skunder; pengumpulan data dengan teknik observasi partisipasi dan wawancara mendalam; analisis data dengan model etnosains melalui 12 langkah alur penelitian maju bertahap (terutama analisis taksonomi, komponensial dan domain) untuk menemukan tema-tema budaya; validitas data dengan teknik triangulasi (triangulasi data, metode, peneliti, teori). Hasilnya meliputi (1) latar belakang kearifan lokal yang terangkum dalam peribahasa Jawa masyarakat di Eks karesidenan Surakarta dipengaruhi oleh faktor budaya, bahasa Jawa, estetika, etika, sosial, ekonomi, politik, geografi; (2) masyarakat di Eks Karesidenan Surakarta memakai peribahasa Jawa yang merangkum kearifan lokal, karena tuntutan kesetiaan terhadap budayanya, media bahasa Jawa memfasilitasi, motivasi estetika, motivasi etika, kondisi sosial, motivasi ekonomi, media politik, menunjuk latar belakang geografi; dan (3) makna kultural peribahasa Jawa yang merangkum kearifan lokal masyarakat di Eks Karesidenan Surakarta, antara lain yaitu menunjukkan rasa sopan, menghindari konfrontasi langsung, menunjukkan tingkat keindahan berbahasa, nasionalisme, membangun kerja sama, menembangkan akal budi.

 


Full Text:

PDF

References


Clark, Herbert H and Eve V. Clark, 1977, Psychology and Language: An Introduction to Psycholinguistics, N.Y. Harcourt, Brace Jovarovich.

Geertz, C., l98l, Abangan, Santri, Priyayi dalam Masyarakat Jawa, Jakarta: Pustaka Jaya.

Grijns, 1976, Beberapa Segi Dialektologi Umum, Tugu Bogor, P3B Depdikbud.

Koentjaraningrat, l967, Beberapa Pokok Antropologi Sosial, Jakarta: Dian rakyat.

_____, l97l, Manusia dan Kebudayaan di indonesia, Jakarta: Djambatan.

_____, l977, Metode-metode Penelitian Masyarakat, Jakarta: Gramedia.

Lexy J. Moleong, l989, Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Karya.

Mahsun, 2005, “Konsep Ruang dalam Bahasa mBojo dan Kaitannya dengan Cara Pandang Masyarakat Penuturnya”, dalam Linguistik Indonesia, Pebruari 2005, Th ke-23, No.1.

Michael R. Dove, l985, Peranan Kebudayaan Tradisional Indonesia dalam Modernisasi.

Niels Mulder, l984, Kebatinan dan Hidup Sehari-hari Orang Jawa, Jakarta: Gramedia.

Nyoman Kutha Ratna, 2010, Sastra dan Cultural Studies, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rahyono, F.X., 2009, Kearifan Budaya dalam Kata, Jakarta: Wedatama Widyasastra.

Sri Spiyarno, dkk., 2010, ““Kearifan lokal orang Jawa yang tercermin dalam peribahasa Jawa (kajian Etnolinguistik)”, Laporan Penelitian Dana DIPA FSSR UNS, Surakarta:Fakutas Sastra dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret.

Suharsini Arikunto, l993, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Sutarjo, dkk., 2011, “Aspek Stilistika dalam Peribahasa Jawa”, Surakarta: Fakutas Sastra dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret.

Sutopo, HB., 2006, Metode Penelitian Kualitatif, Surakarta: Universitas Sebelas Maret Press.

Wakit Abdullah, dkk., 2010, “Kearifan Lokal Petani di Pesisir Selatan Kebumen (Kajian Etnolinguistik)”, Laporan Penelitian Hibah Fundamental, Surakarta: Fakutas Sastra dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret.

Wakit Abdullah,dkk., 2011. “Bahasa Jawa dan Hubungannya dengan Perilaku Orang Jawa di Kota Surakarta”, Laporan Penelitian Hibah Fundamental, Tahun I, Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Wakit Abdullah,dkk., 2012. “Bahasa Jawa dan Hubungannya dengan Perilaku Orang Jawa di Kota Surakarta”, Laporan Penelitian Hibah Fundamental, Tahun II, Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Wakit Abdullah, dkk., 2013, “Kearifan lokal petani dan persepsinya terhadap pekerjaan non-petani di kabupaten Ngawi (Kajian Etnolinguistik)”, Laporan Penelitian Hibah Madya, Dana BOPTN UNS 2013, Surakarta: Fakultas Sastra dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.