Vol 16, No 1 (2016)

Jurnal Penelitian Budaya Etnik

Menuju Jurnal Terakreditasi dan Bereputasi Internasional

Dunia akademik tidak dapat dilepaskan dengan jurnal ilmiah sebagai media sosialisasi dan sekaligus aktulisasi hasil-hasil riset yang telah dilakukan oleh seorang dosen. Sayang, saat ini telah terjadi pergeseran paradigma bahwa para peneliti dan akademisi yang semula hanya berorientasi pada forum-forum seminar, baik nasional maupun internasional, kini mulai beralih menuju jurnal internasional terindeks Scopus.

Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pengelola jurnal, terutama yang hendak menuju akreditasi dan bereputasi. Mereka tidak saja direpotkan dengan hal-hal yang bersifat administratif, tetapi juga disibukkan dengan “berburu” artikel dari para penulis atau peneliti dan  akademisi  yang  bersedia  untuk  mempublikasikan  hasil-hasil  penelitian  mereka  dalam jurnal yang dianggap “belum bereputasi” karena belum terakreditasi.

Ironisnya, para akademisi seakan “tutup mata” dengan terus berlomba secara sungguh- sungguh  untuk  dapat  menembus  jurnal  internasional  terindeks  Scopus.  Semestinya,  perlu dibuat  terobosan  kebijakan  yang  lebih  “memberdayakan”  jurnal-jurnal  nasional  yang  ada agar  dapat  meningkat  kapasitas  dan  kualitasnya  sehigga  dapat  “naik  kelas”  seperti  jurnal- jurnal terakreditasi dan bereputasi internasional yang terindeks Scopus. Seperti halnya yang telah dilakukan oleh pengelola jurnal Studi Islamika – Universitas Islam Negeri Jakarta. Tentu saja, hal ini memerlukan komitmen dari segenap stakeholder untuk membuahkan hasil yang memuaskan. Mereka tidak terlalu banyak mengurusi jurnal-jurnal yang dulu hampir dimiliki oleh setiap prodi, tetapi mereka fokus pada satu jurnal yang dikelola secara profesional, dengan dukungan sumber dana yang memadai dan komitmen dari segenap civitas akademika mereka berhasil membawa jurnal tidak hanya terakreditasi di tingkat nasional, tetapi juga bereputasi internasional terindeks scopus.

Table of Contents

Articles

Erniati Erniati
1-14
Fadhila Rahmawati
PDF
15-22
Wahyu Puji Hanggoro
PDF
23-30
Yunita Wulan Nugrahani, Muhammad Qomaruddin
31-38
Asep Yudha Wirajaya
39-50
Kafa Abdallah K, Pinurba Parama P
51-60